Kabut Dingin dari Kintamani

Jika kalian hanya mengenal pulau Bali identik dengan matahari yang menghangatkan pantainya, pulau ini juga mempunyai tempat yang menyejukan nan dingin di hati. Kintamani, menjadi salah satu tempat favorit lainnya bagi wisatawan yang ingin menikmati kesejukan Gunung dan Danau Batur.

Saya sendiri mencoba mengnjungi tempat ini untuk melihat langsung keunikannya, adanya sebagian wilayah kehitaman dikarenakan dahulu gunung meletus dan mengeluarkan lava yang menjadikan perbedaan warna. Di satu sisi, lahan subur hijau  mewarnai seolah – olah tempat ini adalah lukisan abstrak.

Kintamani adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Indonesia. Pada saat itu saya menggunakan sepeda motor sekitar 3 jam untuk tiba di Kintamani. Jika kita melihat di peta Bali, lokasi ini berada di lokasi sebelah utara dari Bandara Ngurah Rai Bali. Berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat Kota Denpasar.

Udaranya yang dingin menjadi ciri khas tempat ini, biasanya wisatawan hanya ingin sekedar melihat pemandangan tersebut atau mengunjungi pemandian air panasnya. Mandi dengan air panas sangat cocok di tempat yang dingin ini, ditambah melihat pemandangan gunung memanjakan mata. Terdapat dua pemandian air panas di Kintamani, yaitu Toya Devasya dan Toya Bungkah yang mana kedua tempat tersebut bersebelahan.

Karena memang kedua tempat ini berlokasi di dekat dengan danau (tepatnya pinggir danau), saya harus melewati jalanan menurun. Berhati – hati pada saat menurun, karena memang jalanan agak sedikit tidak semulus jalanan di kota. Setibanya di bawah, saya disuguhkan dengan hamparan bebatuan dan rerumputan luas, tak jarang pula orang – orang mengambil foto di sini.

Gambar 1

Gambar 2

Sekilas gambar ke dua di atas seperti cover photo drama televise Taiwan, Meteor Garden. Oh bey beh bey beh, ooh bey beh. Hehe.

Toya Devasya menjadi tempat yang saya pilih, langsung bergegas membayar tiket masuk dengan harga yang masih terjangkau. Seperti pada informasi saya cantumkan di atas, tempat pemandian air panas lainnya bernama Toya Bungkah yang berlokasi bersebelahan. Memang dari segi harga lebih murah, akan tetapi dari segi fasilitas dan kebersihan, saya sendiri lebih merekomendasi Toya Devasya.

Perpaduan antara kolam air panas di tepi Danau Batur serta megahnya panorama sekitar yang dibalut dalam kesejukan udara pegunungan akan memberikan kesan ketenangan. Bagi kalian yang malas berenang, hanya duduk dan menikmati hidangan makanan sembari selfie juga tidak akan menyesal mengunjungi tempat ini.

 

Sumber Photo di: Toya Devasya

Tip: Saran dari saya nih, jika kalian tinggal di penginapan yang berlokasi di daerah Kuta atau Denpasar, berangkatlah ke tempat ini di pagi hari. Karena jika terlalu siang, di tempat ini terkadang kita masih bisa merasakan teriknya matahari, meskipun dalam perjalnan menuju Kintamani diselimuti kabut.

Tak hanya pemandian air panas saja teman, Toya Devasya juga menawarkan atraksi wisata lainnya seperti bermain Kano, bersepeda bahkan berkemah, saya sendiri mungkin di lain waktu akan mencoba nya.

Sekian pengalaman trip saya kali ini.

Be well

Trip on Aug 6, 2017

Baca Juga Artikel Traveling lainnya di sini

Sumber : Toya Devasya

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s